PENERAPAN KARAKTERISTIK WAYANG PUNAKAWAN TERHADAP BENTUK PERANCANGAN CONVENTION CENTER DI SURAKARTA

Main Article Content

Fitria Meralda

Abstract

Wayang merupakan salah satu kesenian tradisional yang tumbuh dan berkembang di masyarakat Jawa. Wayang juga bukan hanya sebagai sarana hiburan namun juga sebagai sarana komunikasi melalui lakon cerita pewayangan yang dianggap merupakan cerminan kehidupan manusia dan mengandung makna moral pada cerita ini. Salah satu cerita wayang yang terkenal di Jawa Tengah yaitu Wayang Punakawan. Punakawan ini memiliki empat karakter utama yaitu Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong. Keempat karakter ini sendiri mencerminkan berbagai karakter manusia. Tujuan penerapan Wayang Punakawan ini agar generasi anak muda saat ini tidak melupakan kesenian yang sangat berharga ini dan dapat dilestarikan di kemudian harinya. Penerapan budaya ini juga penting untuk menjual daya tarik wisata agar para pendatang mengetahui kekhasan dari daerah setempat. Metode identifikasi karakteristik tokoh wayang ini melalui metode teori kajian semiotika dengan bantuan studi literatur sehingga menghasilkan masing-masing karakteristik sifat maupun fisik pada Punakawan ini. Hasil kajian ini akan diinterpretasikan sebagai tampilan visual pada perancangan Convention Center di Surakarta. Arsitektur Semiotika merupakan ilmu mengenai bagaimana tanda dapat diidentifikasi. Identifikasi karakteristik dari budaya tersebut dapat dibantu juga dengan metode deskriptif yang dibantu dengan studi literatur. Melalui metode inilah sebagai proses bagaimana identifikasi karakteristik Punakawan yang dituangkan kedalam tampilan arsitektural dari perancangan ini.

Dimensions

Downloads

Download data is not yet available.

Plum Analytics

Article Details

Section
Articles

References

AK, Soetarno. 1989. Ensiklopedi Wayang. Solo: Dahara Proze.

Antoniades, Anthony C. 1990. Poetics of Architecture: Theory of Design. New York: Van Nostrand Reinhold.

Arief, Novida Nur M. 2017. Semantik Arsitektur Pada Pasar Seni Kabupaten Sidoarjo. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta

Broadbent, Geoffrey, Bunt, R., & Jencks, C. 1980. Sign, Symbol & Architecture. New York: John Willey and Sons.

Ismana, Ardhi. 2013. Transformasi Bahasa Rupa Wayang Kulit Purwa Pada PerancanganWayang Kekayon Bantul Yogyakarta. Malang: Universitas Brawijaya

Kharisma, Alifian. 2014. Semantik Arsitektur Pada Pasar Seni Kabupaten Sidoarjo. Malang: Universitas Brawijaya

Kresna, Ardian. 2002. Punakawan Simbol Kerendahan Hati Orang Jawa. Yogyakarta:Narasi.

Sachari, Agus. 2003. Metodologi Penelitian Budaya Rupa. Jakarta: Penerbit Erlangga

Wong, Wucius. 1986. Beberapa Azas Merancang Dwi-Matra. Bandung: ITB

Zahnd, Markus. 2009. Pendekatan dalam Perancangan Arsitektur. Semarang: Kanisius.

http://maps.google.com/ (diakses 18 Juni 2020).