QUO VADIS PENJATUHAN PIDANA MATI BAGI PENGEDAR NARKOTIKA

Main Article Content

Woro Winandi
Endah Lestari Dwirokhmeiti

Abstract

Peredaran narkotika di Indonesia terjadi sangat masif dengan sasaran pada semua usia baik remaja maupun orang dewasa yang terdiri dari berbagai profesi dari pengangguran hingga orang-orang yang memiliki jabatan publik, baik sipil, militer maupun politisi, hingga penegak hukum. Meluasnya peredaran narkotika tidak terlepas dari keberadaan sindikat narkotika baik di tingkat nasional maupun internasional. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kurang beratnya pidana yang dijatuhkan oleh Hakim bagi para pengedar narkotika dan obatobatan terlarang. Berdasarkan latar belakang tersebut, permasalahan pertama dasar pertimbangan hakim menjatuhkan pidana mati bagi pengedar narkotika, Kedua, urgensi pemberian pidana mati bagi pengedar narkotika. Metode penelitian yang dipakai menggunakan penelitian normatif. penelitian yang ditinjau melalui aspek hukum (normanya), dalam hal ini adalah peraturan perundang-undangan (das sollen) dan studi kepustakaan dengan menggunakan analisis deduktif. Akar permasalahan masifnya peredaran narkotika disebabkan oleh beberapa faktor antara lain kondisi geografis Indonesia dan belum maksimalnya penegakan hukum pasca dijatuhkannya vonis hukuman oleh hakim, di samping pelaksanaan pidana mati yang limitasi pelaksanaannya tidak dapat ditentukan secara pasti.

Dimensions

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles
Author Biographies

Woro Winandi , Universitas Narotama

Dosen Fakultas Hukum, Universitas Narotama Surabaya

Endah Lestari Dwirokhmeiti , Universitas Narotama

Dosen Fakultas Hukum, Universitas Narotama Surabaya

References

Muladi, 1997, Hak Asasi Manusia, Politik dan Sistem Peradilan Pidana, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang. MZ., Peter Mahmud, 2010, Penelitian Hukum, Penerbit Kencana, Jakarta. Naim, Mahya, 2016, (Thesis), PERTIMBANGAN HAKIM MENJATUHKAN PIDANA MATI TERHADAP PENGEDAR NARKOTIKA (PUTUSAN NOMOR. 255/PID/B/200/PN-TNG), Universitas Andalas, Padang. Salmi,,Akhiar 1985, Eksistensi Hukuman Mati, Penerbit Aksara Persada, Jakarta. Rahardjo, Satjipto, 1977, Pemanfaatan Ilmu-Ilmu Sosial Bagi Pengembangan Ilmu Hukum, Penerbit Alumni, Bandung. _______________, 1980, Hukum dan Masyarakat, Penerbit Angkasa, Bandung. Republik Indonesia, Undang-Undang Dasar 1945 Republik Indonesia, UU No. 9 Tahun 1976 tentang Narkotika Republik Indonesia,Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1997 ) tentang Narkotika Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Zat Adiktif Sahetapy, J,E. 1979, , Ancaman Pidana Mati Dalam pembunihan Berencana, Alumni, Bandung. Santoso, Topo, 2020, Hukum Pidana Suatu Pengantar, Penerbit Rajawali Pers, Depok. Wirasila, Anak Agung Ngurah, Sagung Putri M.E. Purwani, 2017, Bahan Ajar Tindak Pidana Narkotika, Departemen Hukum Pidana, Universitas Udayana, Bali.