SEMIOTIKA PADA MICROLIBRARY BIMA BANDUNG

Main Article Content

R Aj. Dewi Sekar Noorzanah
Sangayu Ketut Laksemi
Krishna Hutama

Abstract

Abstract


 


Semiotics  at the Bima Bandung Microlibrary. The study of semiotics in building has not been done much. Therefore, I conduct a study of the message behind architectural design  in the context of semiotic theory by taking the case of the Bima Bandung microlibrary. The purpose of this study is to understand the denotative and connotative messages in the Bima microlibrary. The study refers to the case study method of qualitative research. In the microlibrary Bima conveys a message of 1)war against low literacy levels, 2) is an example of improving public spaces, 3) giving messages of environmentally conscious design, 4)the use of used plastic buckets is arranged to form the word "Books are the Window of the World". The denotative meanings of Bima's microlibrary are: location in a densely populated residential area, the building is in the form of a box, supported by a steel structure, the color of the building is black for the structure, the walls and windows are white. The connotative meaning is that the presence of the building does not interfere with existing open space facilities. The shape of the building becomes a symbol of progressive, inviting people to advance through reading books. The window material creates a dramatic effect, giving the impression that the building cares about environmental issues.


 


Keywords: microlibray, semiotics, building, denotative, connotative.


 


 


Abstrak 


 


Semiotika pada Microlibrary Bima Bandung. Kajian semiotika pada bangunan masih belum banyak dilakukan. Oleh karena itu kami melakukan kajian tentang pesan dibalik karya bangunan dalam konteks teori semiotika dengan mengambil kasus microlibrary Bima Bandung. Tujuan penelitian ini adalah mencoba memahami pesan denotatif dan konotatif pada microlibrary Bima. Tulisan mengacu pada metode studi kasus penelitian kualitatif. Pada microlibrary Bima menyampaikan pesan tentang 1) perang terhadap rendahnya tingkat literasi, 2) merupakan  contoh memperbaiki ruang publik, 3) memberi pesan rancangan yang sadar terhadap lingkungan, 4)penggunaan material bekas ember plastik ditata membentuk kata “Buku adalah Jendela Dunia”. Makna denotatif microlibrary Bima yaitu: lokasi di kawasan pemukiman padat, bangunan berbentuk balok,  yang ditopang struktur baja, warna bangunan hitam untuk struktur, dinding dan jendela berwarna putih. Makna konotatif yaitu kehadiran bangunan tidak mengganggu fasilitas ruang terbuka yang ada sebelumnya. Bentuk bangunan  menjadi simbol kemajuan, mengajak masyarakat maju melalui membaca buku. Material jendela menimbulkan efek dramatis, memberi kesan bahwa bangunan peduli terhadap isu lingkungan. 


 


Kata kunci: microlibray, semiotika, bangunan, denotatif, konotatif.  

Dimensions

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Referensi

Dharma, Agus. 2017 . Semiotika dalam Arsitektur. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan - Universitas Gunadarma

Masinambow, EKM dan Hidayat, Rahayu S. 2001. Semiotik Mengkaji Tanda dalam Artefak. Jakarta: Balai Pustaka.

Martinet, Jeanne.2010. Semiologi, Kajian Teori Tanda Saussuran, antara Semiologi Komunikasi dan Semiologi Signifikasi. Yogyakarta: Jalasutra Cetakan 1.

Sumartono.2017. Metodologi Penelitian Kualitatif.Jakarta : Pusat Studi Reka Rancang Visual dan Lingkungan, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Trisakti.

Sumber lain

Microlibray di Philipina. https://www.insider.com/the-book-stop-library-can-pop-up-anywhere-2016-7 diakses pada 15 Juni 2021

Microlibrary di Canada. https://www.dezeen.com/2015/11/17/atelier-kastelic-buffey-miniature-library-plywood-box-story-pod-toronto-canada/ diakses pada 15 Juni 2021

Microlibrary di Jerman. https://www.archilovers.com/projects/29970/openair-library.html diakses pada 15 Juni 2021

Microlibrary di Israel. https://www.archdaily.com/112495/the-garden-library-for-refugees-and-migrant-workers-yoav-meiri-architects diakses pada 15 Juni 2021

Microlibrary di Jordania. https://www.independent.co.uk/ne diakses pada 15 Juni 2021ws/syria-refugee-school-zaatari-win-archdaily-eahr-architecture-prize-photos-amman-a8212496.html diakses pada 15 Juni 2021

Microlibrary di Spanyol. https://www.archdaily.com/917271/tea-chocolate-coffee-pavilion-knitknot-architecture diakses pada 15 Juni 2021

Microlibrary di Bima Bandung. https://www.miclib.com/microlibrarybima diakses pada 15 Juni 2021

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>